Penjelasan Logika IF, IF (AND), IF (OR), dan IF (XOR)

IF

Fungsi IF sederhana menggunakan logika : TRUE jika syarat terpenuhi, FALSE jika syarat tidak terpenuhi.

Formulanya = IF(logical_test, [value_if_true], [value_if_false])

(Syarat, Output bila syarat terpenuhi, Output bila syarat tidak terpenuhi)

Contoh : Jika nilai siswa lebih besar dari 69 (Syarat) maka siswa lulus (Output TRUE), jika syarat tidak terpenuhi maka siswa tidak lulus (Output FALSE).

Screenshot 2018-06-21 23.05.57.png

 

IF (AND)

Fungsi IF dikombinasikan dengan AND menggunakan logika : TRUE jika SEMUA SYARAT TERPENUHI, FALSE jika SEBAGIAN atau SEMUA syarat tidak terpenuhi.

Formulanya: =IF(AND(logical_test1, logical_test2, …),[value_if_true],[value_if_false])

((Syarat 1, Syarat 2, …, Syarat n), Output bila SEMUA syarat terpenuhi, Output bila SEBAGIAN atau SEMUA syarat tidak terpenuhi)

Contoh : Jika nilai Siswa lebih dari besar dari 69 DAN persentase kehadiran Siswa di kelas lebih dari  75% maka siswa Lulus (Output TRUE), jika kedua syarat atau salah satu syarat tidak terpenuhi maka siswa tidak lulus (Output FALSE).

Screenshot 2018-06-21 23.08.24.png

 

IF (OR)

Fungsi IF dikombinasikan dengan OR menggunakan logika : TRUE jika SEBAGIAN, ATAU SEMUA SYARAT terpenuhi, FALSE jika SEMUA SYARAT tidak terpenuhi

Formulanya: =IF(OR(logical_test1, logical_test2, …),[value_if_true],[value_if_false])

((Syarat 1, Syarat 2, …., Syarat n), Kondisi bila SEBAGIAN ATAU SEMUA syarat terpenuhi, kondisi bila SEMUA syarat tidak terpenuhi)

Contoh : Jika hasil test menunjukan mata menderita miopi, presbiopi, astigmatisme maka akan diresepkan lensa kacamata yang sesuai. Jika salah satu saja hasil test menunjukkan adanya kelainan mata, maka akan diresepkan lensa, demikian pula jika ditemukan kombinasi kelainan mata, tapi jika tidak ada ditemukan kelainan mata sama sekali maka tidak diresepkan lensa.

Screenshot 2018-06-21 23.06.57.png

 

IF (XOR)

Fungsi IF dikombinasikan dengan XOR (exclude OR) menggunakan logika : TRUE jika HANYA SALAH SATU SYARAT TERPENUHI, FALSE jika SEMUA syarat terpenuhi atau SEMUA syarat tidak terpenuhi.

Formulanya: =IF(XOR(logical_test1, logical_test2, …),[value_if_true],[value_if_false])

((Syarat 1, Syarat 2, …., Syarat n), Kondisi bila SALAH SATU syarat terpenuhi, kondisi bila LEBIH DARI SATU syarat terpenuhi ATAU SEMUA syarat terpenuhi ATAU SEMUA syarat TIDAK terpenuhi)

Contoh : Jika suara perolehan Paslon 1, Paslon 2, atau Paslon 3 lebih dari 50% maka Pilkada cukup 1 putaran. Jika ada 2 paslon yang memperoleh 50% maka pilkada 2 putaran, jika semua paslon tidak ada yang memperoleh lebih dari 50% maka pilkada 2 putaran.

Screenshot 2018-06-21 23.09.32.png

Berikut file LogikaIF.xls  terlampir agar anda bisa mencoba untuk lebih memahami.

Semoga bermanfaat.

(Penulis : Ida Bagus Tresna Dwipayana)

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s